Handphone gratis, caranya kumpulkan point-nya ( ndak sulit kok…)

Posted in Gratis Hand Phones dengan kaitan (tags) , , on DesUTC48 20089,2008 by aceher

Diakui atau tidak kita pasti senang mendapat sesuatu yang gratis, bener nggak…?

nah saya menemukan situs dimana mereka menawarkan gadged, handphone gratis.Situs ini bermarkas di United Kingdom ato Inggris. Bener-bener gratiskah…..? Sebetulnya tidak juga karena kita harus melakukan sesuatu (how to )untuk mengumpulkan point.Tetapi tidak terlalu sulit, bahkan simple.

Sebetulnya situs ini adalah situs yang bergerak dibidang Research Marketing&Marketing.

Dari berbagai cara yang ditawarkan saya memilih satu yang paling mudah dan tidak beresiko, yaitu dengan me-refer teman. Point yang didapatkan adalah jika sekali mengajak satu teman akan mendapat satu point. Sedang untuk mendapatkan GIFT yang keren itu hanya dibutuhkan beberapa point yang saya kira teman2 pembaca dapat melakukannya/sangat simple.

BAGAIMANA SISTEM KERJANYA ..?

kalo saya terjemahkan bebas dari situsnya begini :

  • Pertama anda harus Register dulu…( jangan khawatir FREE kok..}lengkapi data diri anda.
  • Kedua anda dipersilahkan memilih GIFT yang anda inginkan .
  • Setelah Register anda akan mendapatkan REFFERAL ID
  • Ketiga anda dipersilahkan mengumpulkan point sejumlah nilai point untuk gift yang anda pilihdengan cara mereferensikan pada siapapun teman anda atau .Nilai point bisa didapat dari teman yang anda referensikan.
  • Jika point anda sudah terkumpul sejumlah nilai point yg dibutuhkan pada GIFT yg dipilih maka hadiah yang anda pilih akan dikirimkan ke alamat anda………..mudah bukan
  • Terakhir……Pengiriman hadiah ,anda tidak dikenai biaya apapun
  • JANGAN MELAKUKAN SPAM KARENA BISA DI DEPAK ACCOUNT ANDA
  • DIBACA BAIK2 “Term & Conditions “

Nah daripada saya bicara panjang lebar nulis langsung aja meluncur ke situsnya DISINI atau mau daftar langsung di xpango



Click here to get your free mobile phone or apple ipod

Berikut ini adalah software unik

Posted in software dengan kaitan (tags) , on AguUTC25 20089,2008 by aceher

Berikut ini adalah software yang saya rekomendasikan bagi pemula atau yang sudah lihay dalam membuat blo/web sehingga web atau blog anda menghasilkan uang.Hal ini sudah saya lakukan sendiri dan hasilnya

Memuaskan…..

PPS : bagi yang ragu sebaiknya tidak usah menggunakan

Lihat software nya DI SINI

Alat Musik Tradisional Aceh

Posted in Budaya aceh dengan kaitan (tags) on MeiUTC13 20089,2008 by aceher

Tulisan ini mencoba menginventaris kembali serta memperkenalkan alat-alat musik tradisional Aceh yang masih eksis maupun yang hampir punah untuk dikembangkan kembali serta dihayati karena ini merupakan suatu warisan yang harus tetap dijaga dan dipelihara kelestariannya. yang nantinya bisa bermanfaat bagi semua pihak yang membacanya.

amiiiinnnnnnn….. ken nyoe meunan rakan… man alat musik jih kiban dilee…

jangan panik……. lets do it

Jenis-Jenis Alat Musik Di NAD

Arbab
Instrumen ini terdiri dari 2 bagian yaitu Arbabnya sendiri (instrumen induknya) dan penggeseknya (stryk stock) dalam bahasa daerah disebut : Go Arab. Instrumen ini memakai bahan : tempurung kelapa, kulit kambing, kayu dan dawai.

Musik Arbab pernah berkembang di daerah Pidie, Aceh Besar dan Aceh Barat. Arbab ini dipertunjukkan pada acara-acara keramaian rakyat, seperti hiburan rakyat, pasar malam dsb. Sekarang ini tidak pernah dijumpai kesenian ini, diperkirakan sudah mulai punah. Terakhir kesenian ini dapat dilihat pada zaman pemerintahan Belanda dan pendudukan Jepang.

Bangsi Alas
Bangsi Alas adalah sejenis isntrumen tiup dari bambu yang dijumpai di daerah Alas, Kabupeten Aceh Tenggara. Secara tradisional pembuatan Bangsi dikaitkan dengan adanya orang meninggal dunia di kampung/desa tempat Bangsi dibuat. Apabila diketahui ada seorang meninggal dunia, Bangsi yang telah siap dibuat sengaja dihanyutkan disungai. Setelah diikuti terus sampai Bangsi tersebut diambil oleh anak-anak, kemudian Bangsi yang telah di ambil anak-anak tadi dirampas lagi oleh pembuatnya dari tangan anak-anak yang mengambilnya. Bangsi inilah nantinya yang akan dipakai sebagai Bangsi yang merdu suaranya. Ada juga Bangsi kepunyaan orang kaya yang sering dibungkus dengan perak atau suasa.

Serune Kalee (Serunai)
Serune Kalee merupakan isntrumen tradisional Aceh yang telah lama berkembang dan dihayati oleh masyarakat Aceh. Musik ini populer di daerah Pidie, Aceh Utara, Aceh Besar dan Aceh Barat. Biasanya alat musik ini dimainkan bersamaan dengan Rapai dan Gendrang pada acara-acara hiburan, tarian, penyambutan tamu kehormatan. Bahan dasar Serune Kalee ini berupa kayu, kuningan dan tembaga. Bentuk menyerupai seruling bambu. Warna dasarnya hitam yang fungsi sebagai pemanis atau penghias musik tradisional Aceh.

Serune Kalee bersama-sama dengan geundrang dan Rapai merupakan suatau perangkatan musik yang dari semenjak jayanya kerajaan Aceh Darussalam sampai sekarang tetap menghiasi/mewarnai kebudayaan tradisional Aceh disektor musik.

Rapai
Rapai terbuat dari bahan dasar berupa kayu dan kulit binatang. Bentuknya seperti rebana dengan warna dasar hitam dan kuning muda. Sejenis instrumen musik pukul (percussi) yang berfungsi pengiring kesenian tradisional.

Rapai ini banyak jenisnya : Rapai Pasee (Rapai gantung), Rapai Daboih, Rapai Geurimpheng (rapai macam), Rapai Pulot dan Rapai Anak.

Geundrang (Gendang)
Geundrang merupakan unit instrumen dari perangkatan musik Serune Kalee. Geundrang termasuk jenis alat musik pukul dan memainkannya dengan memukul dengan tangan atau memakai kayu pemukul. Geundrang dijumpai di daerah Aceh Besar dan juga dijumpai di daerah pesisir Aceh seperti Pidie dan Aceh Utara. Fungsi Geundrang nerupakan alat pelengkap tempo dari musik tradisional etnik Aceh.

Tambo
Sejenis tambur yang termasuk alat pukul. Tambo ini dibuat dari bahan Bak Iboh (batang iboh), kulit sapi dan rotan sebagai alat peregang kulit. Tambo ini dimasa lalu berfungsi sebagai alat komunikasi untuk menentukan waktu shalat/sembahyang dan untuk mengumpulkan masyarakat ke Meunasah guna membicarakan masalah-masalah kampung.

Sekarang jarang digunakan (hampir punah) karena fungsinya telah terdesak olah alat teknologi microphone.

Taktok Trieng

Taktok Trieng juga sejenis alat pukul yang terbuat dari bambu. Alat ini dijumpai di daerah kabupaten Pidie, Aceh Besar dan beberapa kabupaten lainnya. Taktok Trieng dikenal ada 2 jenis :

Yang dipergunakan di Meunasah (langgar-langgar), dibalai-balai pertemuan dan ditempat-tempat lain yang dipandang wajar untuk diletakkan alat ini.
jenis yang dipergunakan disawah-sawah berfungsi untuk mengusir burung ataupun serangga lain yang mengancam tanaman padi. Jenis ini biasanya diletakkan ditengah sawah dan dihubungkan dengan tali sampai ke dangau (gubuk tempat menunggu padi di sawah).

Bereguh
Bereguh nama sejenis alat tiup terbuat dari tanduk kerbau. Bereguh pada masa silam dijumpai didaerah Aceh Besar, Pidie, Aceh Utara dan terdapat juga dibeberapa tempat di Aceh. Bereguh mempunyai nada yang terbatas, banyakanya nada yang yang dapat dihasilkan Bereguh tergantung dari teknik meniupnya.
Fungsi dari Bereguh hanya sebagai alat komunikasi terutama apabila berada dihutan/berjauhan tempat antara seorang dengan orang lainnya. Sekarang ini Bereguh telah jarang dipergunakan orang, diperkirakan telah mulai punah penggunaannya.

Canang
Perkataan Canang dapat diartikan dalam beberapa pengertian. Dari beberapa alat kesenian tradisional Aceh, Canang secara sepintas lalu ditafsirkan sebagai alat musik yang dipukul, terbuat dari kuningan menyerupai gong. Hampir semua daerah di Aceh terdapat alat musik Canang dan memiliki pengertian dan fungsi yang berbeda-beda.

Fungsi Canang secara umum sebagai penggiring tarian-tarian tradisional serta Canang juga sebagai hiburan bagi anak-anak gadis yang sedang berkumpul. Biasanya dimainkan setelah menyelesaikan pekerjaan di sawah ataupun pengisi waktu senggang.

Celempong
Celempong adalah alat kesenian tradisional yang terdapat di daerah Kabupaten Tamiang. Alat ini terdiri dari beberapa potongan kayu dan cara memainkannya disusun diantara kedua kaki pemainnya.

Celempong dimainkan oleh kaum wanita terutama gadis-gadis, tapi sekarang hanya orang tua (wanita) saja yang dapat memainkannnya dengan sempurna. Celempong juga digunakan sebagai iringan tari Inai. Diperkirakan Celempong ini telah berusia lebih dari 100 tahun berada di daerah Tamiang.

Keanekaragaman alat musik tradisional yang terdapat di Aceh merupakan salah satu identitas dari masyarakat Aceh. Oleh karena itu menjadi tugas masyarakat Aceh untuk tetap dijaga, dipelihara kelestariannya. sehingga tidak menjadi punah.

Hal ini tentunya juga peran dari pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait untuk mendukung dan bersama-sama memperkenalkan kepada generasi muda betapa tingginya nilai-nilai budaya bangsa yang diwariskan oleh nenek moyang terdahulu. Serta juga sebagai salah satu daya tarik wisata bagi wisatawan Nusantara dan manca Negara untuk dapat lebih mengenal adat dan seni budaya daerah Aceh.

Source ://erik12127.wordpress.com/

Apa itu Aceheer…

Posted in Refleksi on AprUTC38 20089,2008 by aceher

Dalam bahasa belanda aceheer artinya orang aceh.

Kenapa saya memakai title blog Aceheer…?

Entahlah, sejak dari dahulu saya sangat simpati dengan bangsa aceh.Baik dari karakter manusianya,budayanya,sejarah perjuangannya,alamnya dan terlebih karena kemuliaan nusantara datang dari bumi paling barat.

Blog ini saya buat untuk menghormati suku bangsa pejuang, dimana tanahnya tak pernah sejengkalpun jatuh ketangan orang asing.

Saya sendiri siapa…?

saya sendiri tak lebih dari sebutir pasir dilautan kehidupan yang sangat luas,

saya sendiri datang dari keturunan bangsa Mojopahit ditimur jawadwipa.

Yang kemanapun saya pergi di alur kehidupan menuju akhir, semoga memberi manfaat Sallamu / keselamatan untuk siapapun yang saya temui.

Semoga…….